Polresta Pekan Baru Menjadi Panitia Kajian ust Syafiq

Perkembangan Dakwah salafi memang sedang mendapatkan antusias yang luar biasa. Merangkul berbagai elemen masyarakat, dari rakyat biasa sampai aparatur negara, merambah ke kalangan pembisnis sampai kalangan artis, Alhamdulillah.



Satu hal yang menarik ketika saya membuka beranda facebook pagi tadi, salah satu gambar yang di share di beranda adalah gambar beberapa anggota polisi sedang memasang spanduk kajian ust Syafiq Reza Basalamah yang diadakan oleh Polresta Kota Pekan Baru pada hari sabtu 14 Rabiul Awal/26 Desember 2015 di Masjid Agung An-Nur Peanbaru-Riau. Sebenernya sudah dipasang spanduk yang sama sebelumnya disana, tapi di copot oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Biar d bilang mulai aneh2 atau d bilang Polisi Wahabi oleh para2 pedengki silakan. Kami akan tetap berjuang Menegakan Agama Allah.
Bagi Pedengki yg telah membuang Spanduk Iklan Tabligh Akbar kmrn smg org trsbt dapat Hidayah atau Terimalah Azab dari Allah.
Hasbunallah Wani'mal Wakil." Tulis salah satu panitia yang meng-upload gambar tersebut.

Semoga kegiatan bermanfaat ini terus berlanjut dan berkembang ke semua kalangan agar dakwah salaf terus merata ke seluruh elemen kaum muslimin Indonesia.

Baca Juga (Lulusnya Ust Syafiq Reza Basalamah dan Kesaksian tentang Beliau)

Dalam setatus facebook lain, panitia juga mengingatkan masyarakat untuk menghadiri acara tersebut "Bismillah.
Berhubungan Waktu sdh dkt, kami mengingatkan kembali.
Terbuka utk Umum.
Wilayah yg dekat dgn Pekanbaru/Riau silakan Hadir.
Provinsi tetangga Riau/Daerah lainnya jg silakan hadir jika ada kesempatan.

Bantu Share

Panitia Polresta Pekanbaru, dibawah Bimbingan Bapak Kapolresta Pekanbaru.
Sesuai Program Bapak Kapolresta Pekanbaru:
"POLISI MENGAJI".(Sumber)
Tag : Ust Syafiq
comments
0 Komentar untuk "Polresta Pekan Baru Menjadi Panitia Kajian ust Syafiq"

Terimakasih sudah membaca tulisan ini, silahkan berikan komentar. Dilarang menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan

Back To Top