Apakah Ust. Oemar Mita Anggota Jamaah Islamiyah? (JI) ini Klarifikasi dari ust. Abdurrahman Ayyub (Mantan JI)





بسم الله الرحمن الرحيم

*_MELURUSKAN BENANG MERAH YANG KUSUT_*
*Klarifikasi Yang Berkaitan dengan Sumpah Oemar Mitha bukan JI dan Perilaku Abdul Hakim Lc.*
(Oleh: Abdurrahman Ayyub)

Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
_Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian. [QS. al-Hujurat :6]._
Berikut ini adalah klarifikasi tentang Sumpah OM yang berkaitan dengan Jamaah Islamiyah (JI) _(semoga Allah menunjukkan beliau ke jalan yang haq)._
Sebetulnya saya tidak suka menjawab atau berdebat dengan beberapa da'i yang sering mengobarkan fitnah di kalangan umat.

Klarifikasi ini saya buat setelah menyebarnya screenshot dari Abdul Hakim Lc. (AH) (semoga Allah memberikan petunjuk jalan lurus kepadanya) (Abdul Hakim Lc. bukan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafidzahullah Ta'ala).

Alasannya adalah karena banyaknya pertanyaan dan permintaan klarifikasi, serta semoga bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Hal ini pun saya buat setelah saya bertanya kepada  group Multaqo Du'aat Ilalloh (beranggotakan sekitar 207 Dai-Dai Ahli Sunnah se-nusantara), dimana beberapa ustadz menyarankan untuk menjawab dan meluruskan isu permasalahan di atas.

Klarifikasi ini diawali dengan point-point penting saja sedangkan rujukannya bisa dilihat di Kronologi Dialog chatting-an.
Sebetulnya dialog tentang OM hanya untuk keperluan AH saja.
Lihat bukti pernyataannya berdasarkan chattingan WA berikut:
---------------------------
[27/8 07:49] Abdurrahman Ayub: Antum hapus aja tuh group,  ana sudah puluhan group ya
[27/8 07:49] Abdul Hakim: Benar ustadz, ini kepentingan ana pribadi kalau ditanya ttg umar mita. Spy selamat di akhirat
[27/8 07:50] Abdul Hakim: Nanti sore ana hapus in syaa Alloh.
---------------------------

*KLARIFIKASI I*
➖➖➖➖➖➖
_(Semoga Allah memberikan petunjuk jalan lurus kepada AH atas keteledorannya menyebar screenshot Wa tanpa seizin saya)_
AH bilang untuk kepentingan pribadi nanti sore akan dihapus. Tapi kenyataannya disalah gunakan untuk konsumsi umum, dan tanpa izin.
Silahkan para pembaca yang semoga dirahmati Allah menilai sendiri, siapa yang lupa kalau tidak mau disebut khianat???

*KLARIFIKASI II*
➖➖➖➖➖➖
OM bersumpah BUKAN DAN TIDAK PERNAH JADI ANGGOTA JI, tapi TIDAK MAU BERSUMPAH KENAPA BERADA DI BERBAGAI KEGIATAN PENTING JI.
Sekitar tahun 2003, saya diundang dan diantar oleh anggota JI untuk mengisi kajian khusus jamaah JI di kawasan Cengkareng.
Saya saat itu masih dianggap pentolan JI. Mereka masih menaruh rasa hormat sebab pengalaman saya di berbagai negara dalam urusan JI. Nah disitu ada OM. Kalau dia bukan anggota JI,  berarti apa ? sebagai pengamat? Atau lagi study banding?

*KLARIFIKASI III*
➖➖➖➖➖➖
OM dan saya pernah sama-sama mengajar di Assakinah (Jl. Assakinah Raya, RT.6/RW.2, Kebagusan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520) sekitar tahun 2005.
Dia mengajar bahasa arab, dan materi-materi lainnya.  Saya mengisi beberapa kutaib, Ushul Tsalatsah,  Sifat sholat Nabi dll.
Dalam perjalanannya OM mulai mengajak sebagian peserta pengajian untuk menjadi anggota, dan menyebarkan formulir keanggotaan. Maka pengurus pengajian minta pendapat saya. Saya katakan antum bisa memilih supaya tidak bingung. Kalau mau ngaji dengan OM, maka saya tidak usah mengajar, supaya jamaah pengajian tidak bingung. Namun kalau mau saya yang menyampaikan kajian maka OM tidak usah dimasukkan sebagai pengajar dan nanti waktu-waktu yang kosong diganti dengan Asatidz lainnya yang lebih berkompeten dalam menyampaikan kajian Islam Ilmiyah.
Akhirnya pihak pengurus pengajian memilih saya, alhamdulillah pengajian terus berjalan sampai sekarang, bersama dai-dai Ahli Sunnah yang dijuluki neo murji'ah oleh temannya OM. Saksi-saksi hidup masih ada dan banyak sampai sekarang.
OM dan teman-temannya seperti Ust Anung Al-Hamat yang menyatakan Syaikh Ali Hasan al-Halabi adalah tokoh murji'ah ( http://m.kiblat.net/2013/12/11/ustadz-anung-al-hamat-ali-hasan-al-halabi-adalah-tokoh-murjiah/ ).
(Semoga Allah menunjuki kita dan mereka petunjuk jalan yang lurus untuk berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah menurut pemahaman Salafus Sholih)
Karena ditolak oleh pengurus kajian As-Sakinah, akhirnya OM membuat kajian di masjid lain disekitar situ. Maka hanya beberapa orang yang awalnya dari Assakinah mengaji ke sana, alhamdulillah sebagiannya sudah kembali ke Ustadz-Ustadz Ahli Sunnah yang ada di Assakinah.

*KLARIFIKASI IV*
➖➖➖➖➖➖➖
_SUMPAH TAK SESUAI KENYATAAN_
Ketika Ustadz ABB dipenjara sejak tahun 2004,  kepemimpinan JI tidak ada, bahkan tokoh-tokoh topnya dipenjara, maka pada tahun 2005 saya di jemput menuju Puncak, singkatnya mereka meminta saya untuk menjabat PLT ke-amiran.
Saya menolak tawaran tersebut. Di acara itu ada Ustadz Farid Okbah juga menolak. Saya menolak karena saya sudah tidak lagi di JI sejak di Australia (namun saat itu masih rahasia beberapa ikhwan saja yang mengetahuinya). Dan resminya surat pernyataan baru saya buat tahun 2004 dengan tegas dan dibawa oleh petugas untuk disampaikan ke Ustadz ABB di penjara.
Dalam acara penting itu di kamar lain ada OM. Saya heran kalau acara sepenting itu ada orang bukan JI dan BERANI BERSUMPAH BAHWA DIA BUKAN JI. Tapi keheranan saya hilang sebab Ustadz ABB, pendiri JI yang banyak membaiat orang saja mengaku bukan pemimpin JI, bahkan katanya JI adalah Konspirasi. Akhirnya dibongkar oleh Nasir Abbas tentang JI (silahkan baca tulisan Nasir Abbas "Membongkar Jamaah Islamiyah)
Kalau OM mengaku bukan termasuk JI dan berani bersumpah bahwa dia bukan JI, kenapa teman-temannya kebanyakan JI ?
Ada pula seorang ustadz teman se-kuliah-annya yang dulunya juga tergabung dalam JI menyatakan bahwa OM adalah anggota JI. Dan saya pernah bertanya langsung pada beliau.
Silahkan lihat dibawah ini,  percakapan AH tentang OM sebelum OM bersumpah di grup, ketika AH mengajak chatting japri via wa ke saya.
------------------------
[26/8 20:05] Abdul Hakim: Ust, umar mita sdh bukan JI lg sekarang
[26/8 20:25] Abdurrahman Ayub: Alhamdulillah kalo begitu diamana ana bisa denger/baca/liat videonya ntuk meyakinkan ana?
[26/8 20:27] Abdul Hakim: Ana pernah diminta ngisi kajian para mantan JI, mereka bilang banyak yg futur stlh JI bubar makanya sebagian ada yg dikumpulkan ust farid okbah dibuat kajian keluarga bulanan
[26/8 20:27] Abdul Hakim: Ana pernah tanya langsung umar mita
[26/8 20:28] Abdul Hakim: Memang waktu ana idad ana sering lihat grup hawari, umar mita, wisnu dll dr grup ngruki
[26/8 20:28] Abdul Hakim: Hawari JI
------------------------
Aneh ya OM ini, mengaku bukan JI namun teman-temannya JI? Dan berada dalam kegiatan-kegiatan penting JI.
Hadits Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam menyatakan:
الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman.
(HR Abu Dâwud no. 4833 dan at-Tirmidzi no. 2378. (ash-Shahîhah no. 927))
Para pembaca yang semoga dirahmati Allah, silahkan menilai sendiri tentang pernyataan diatas.
_Semoga Allah memberikan kepada kita dan mereka petunjuk jalan lurus untuk memegang teguh Dienul Islam._

*KLARIFIKASI V*
➖➖➖➖➖➖
Tentang harapan AH dan saya terhadap OM,  lihat dialog berikut:
--------------------------
[26/8 20:34] Abdul Hakim: Ana sdh lama banget gak ketemu umar mita mungkin sejak 2010
[26/8 20:35] Abdul Hakim: Tp via wa ana sering kontak
[26/8 20:35] Abdurrahman Ayub: Wa jadul tuh
[26/8 20:35] Abdurrahman Ayub: JI boleh bohong karena perang tipu daya
[26/8 20:35] Abdul Hakim: Td ada ikhwan minta bantuan spy beri info ke antum
[26/8 20:36] Abdurrahman Ayub: Info apa?
[26/8 20:36] Abdul Hakim: Dulu di LJ jg sempat berkembang taqiyah atas nama khud'ah alias boleh bohong
[26/8 20:36] Abdul Hakim: Ana sendiri tdk pernah masuk JI, antum pasti lbh faham
[26/8 20:36] Abdul Hakim: Ttg JI
[26/8 20:36] Abdul Hakim: Bisa jd jg ana dibohongi
[26/8 20:37] Abdul Hakim: Tp ana lihat tanda2nya kayaknya jujur memang JI udah bubar
[26/8 20:37] Abdurrahman Ayub: Nah dia bohong tidak tanggung2
[26/8 20:37] Abdurrahman Ayub: Antum tau JI bubar?
[26/8 20:38] Abdurrahman Ayub: Ana masih bergaul dgn pimpinan tertinggi JI ana punya no hpnya☺
[26/8 20:38] Abdul Hakim: Apalagi setelah ust DR Ahmad Zain Najah ada di Al Islam dia sering kritik ghuluw dlm takfir & jihad
[26/8 20:38] Abdul Hakim: Jd JI itu masih ada ya?
[26/8 20:38] Abdul Hakim: Ana memang gak tahu
[26/8 20:42] Abdurrahman Ayub: Ahsan antum gak usah komen ttg OM
[26/8 20:42] Abdul Hakim: Nanti ana coba tanya lg spy dia jujur aja kalau.memang msh JI
[26/8 20:43] Abdul Hakim: Alhamdulillah gak pernah
[26/8 20:44] Abdul Hakim: Kalau ditanya ikhwan ana bilang bhw setahu ana OM memang dulu JI waktu masih di lipia & ust abdrhman ayub awal pulang dr australia kumpul dg JI memang ada OM
[26/8 20:44] Abdul Hakim: Paling ana sampaikan begitu
[26/8 20:44] Abdul Hakim: Mknya OM gak masuk Abbas
[26/8 20:44] Abdul Hakim: Masjid Abbas
[26/8 20:45] Abdurrahman Ayub: Thoyyib kalau begitu,  ana selalu doakan agar OM dpt hidayah sprti kita,  kalau sdh sprti kita,  ana akan ajak keliling.
------------------------

*KLARIFIKASI VI*
➖➖➖➖➖➖
Saya telah dituduh menyebar fitnah oleh AH dan OM,  tentang OM, padahal saya hanya menyatakan dia (OM) JI, itupun hanya jika saya ditanya, bukan untuk dimuat di status, di WA, atau di medsos dll.
Silahkan lihat pernyataan saya di bawah ini:
-------------------------
[27/8 06:22] Abdurrahman Ayub: Sepi2 aja tuh groupnya, ana left ya
[27/8 07:28] Abdul Hakim: [26/8 20:58] Abdul Hakim:
Salam alaikum. Ustadz, di antara yg gencar menyebarkan info bhw antum JI itu ust abdurrahman ayub. Apakah antum bersedia ana pertemukan dg beliau via WA?
[26/8 22:03] Oemar Mitta: 
[26/8 22:03] Oemar Mitta: Silahkan Yang semoga senantiasa dihangatkan dengan rahmat Alloh dan berkah dari-Nya
[26/8 22:03] Oemar Mitta: Tapi.kalo ndak ada manfaatnya, ana cabut...
[26/8 22:04] Abdul Hakim: Betul ustadz, semoga bs saling memberi faidah
[26/8 22:04] Oemar Mitta: جزاك الله خيرا ust
[26/8 22:05] Abdul Hakim: وجزاك الله خيرالجزاء
[26/8 22:09] Oemar Mitta: Ana sebenarnya.sdah ndak hajat sama bliau
[26/8 22:10] Oemar Mitta: Bliau ngmong.apa.saja, ana biarkan saja
[26/8 22:11] Oemar Mitta: Dan ana.sdah mau.dipertemukan dg bliau.tapi.dia.yg nolak
[26/8 22:11] Oemar Mitta: Saksinya.pada.masih hidup
[26/8 22:11] Oemar Mitta: Dan ana.sbnarnya mmikirkan banyak hal yg jauh lbh pentinh.dri pada omongan dia
[26/8 22:12] Oemar Mitta: Tapi ala kulli haal..ana.mau lihat group ini, bgmana
[27/8 07:33] Abdurrahman Ayub: Antum Kasih infonya sj sdh bikin ribut,  ana tdk menybarkn info,  tapi bnyk ditanya,  antum mau mngislah apa mmperuncing,  ana juga bnyk urusan gk perlu menyebar info ttng dia klo gk di tanya
[27/8 07:35] Abdul Hakim: Sabar tadz kita mau bertaqwalah dlm hal ini..
[27/8 07:36] Abdurrahman Ayub: Cara antum sdh memojokkan ana
[27/8 07:38] Abdul Hakim: Afwan
--------------------------

Demikian saja klarifikasi ini dibuat semata-mata untuk meluruskan benang merah yang kusut agar kita dijauhkan dari was-was syaitan yang bisa merobek ukhuwah Islamiyyah yang dibangun atas dasar cinta mencintai karena Allah dan membenci karena Allah.

_Semoga Allah memberikan petunjuk jalan lurus kepada kita dan mereka (AH dan OM) serta diistiqamahkan dalam dakwah di jalan Allah sampai ajal menjemput._

Wallahu'alam
Akhukum fillah,
Abu Salman Abdurrahman Ayyub
Sumber : Facebook ust Abdul Rahman Ayub


Posting Komentar untuk "Apakah Ust. Oemar Mita Anggota Jamaah Islamiyah? (JI) ini Klarifikasi dari ust. Abdurrahman Ayyub (Mantan JI)"