Modal Hape, Banjir Order Sampai Cape


Assalamualaikum…

Saya ucapkan terimakasih kepada pengunjung blog kecil ini yang sudah mencapai visitor rata-rata hampir 1.000 per hari. Merupakan pencapaian yang lumayan bagi saya selama bermain blogger. Satu hal yang menarik bagi saya ketika sudah mengenal dan berkecimpung di dunia blog, saya menjadi semakin pusing, pusing untuk membuat artikel menarik, pusing menyusun dan memilih template yang pas. Apalagi ketika saya dikenalkan dengan ilmu SEO Blogger, ternyata kemampuan saya masih jauh diatas rata-rata dalam membuat konten blog yang bermanfaat.

Kali ini saya tidak membahas tentang blog, tapi saya ingin sedikit share tentang pengalaman saya selama berjualan online yang saya jalani selama setahun ini. Sebelumnya mungkin teman-teman perlu tahu juga sedikit tentang saya, bahwa saya adalah seorang lulusan SMK Jurusan Otomotif dan Mahasiswa gagal di Sebuah kampus jurusan Manajemen Informatika tak ada yang bisa saya banggakan dalam prestasi akademisi. Karena di Sekolah dan kampuspun saya bukan termasuk golongan orang-orang yang pintar, tapi dalam organisasi saya memang aktif. Menjadi pengurus OSIS sejak duduk dibangku SMP selama 3 tahun, melanjutkan di SMK saya terpilih kembali menjadi pengurus OSIS bahkan saya hamper menjadi ketua OSIS tapi kalah suara ketika pemilihan ketua OSIS akhirnya hanya menjabat sebagai sekertaris kemudian menjadi wakil ketua OSIS.

Dari situlah saya mulai gemar berorganisasi, karena menjadi aktifis organisasi seperti sebuah sarana saya untuk mencurahkan emosional, pemikiran dan waktu yang luang. Di SMK hampir semua Ekskul yang ada saya ikuti, dan hampir semua ekskul pernah mengikuti perlombaan-perlombaan antar sekolah dan saya menjadi bagian peserta perlombaan-perlombaan tersebut. Diantara perlombaan yang berhasil saya juarai bersama team Ekskul adalah Paskibra dan PMR.

Ketika masa SMK juga saya bersama teman-teman dilingkungan rumah membuat Karang Taruna Remaja, tujuan saya dan teman-teman adalah bagaimana mengoptimalkan kemampuan para remaja dilingkungan rumah agar lebih bermanfaat bagi warga sekitar bukan sekedar nongkrong-nongkrong dan nyanyi-nyanyi belaka.

Disela kesibukan berorganisasi dulu juga saya aktif bermain musik bahkan sudah rekaman dan menjadi Band Tamu di beberapa acara, saya ga akan bahas panjang lebar masalah ini.
Mungkin saya kira cukup untuk perkenalan masa lalu saya tersebut, bukan untuk pamer tapi sekedar menjalin perkenalan dan keakraban diantara kita saja.


Kita masuk ke tulisan inti saya ini yang berjudul “Modal Hape, Banjir Order Sampai Cape”. Tulisan ini bukan sebuah keluhan kecapean atau sebuah kebanjiran dari air hujan, yah bukan itu. Tapi ini sebuah motivasi bagi kita semua untuk memanfaatkan semaksimal mungkin barang yang kita miliki, untuk menambahkan penghasilan kita.

Kenapa saya sebut dengan tambahan penghasilan, memang fitrahnya manusia sering merasa kurang dengan penghasilan tetap yang dimilikinya. Lihat saja banyak karyawan dengan penghasilan besarpun masih mencari-cari penghasilan tambahan lewat jualan misalnya. Saya tidak menyalahkan hal itu, karena saya pribadi juga seorang karyawan swasta dan masih berjualan juga dirumah secara online. Selama barang yang kita jual halal dan cara yang kita lakukan juga halal serta tidak melalaikan kita dari beribadah, silahkan-silahkan saja. Pertanyaanya adalah sampai kapan kita menjadi anak buah orang lain? Kapan kita bisa mengatur waktu kita sendiri tanpa aturan dari orang lain? Ditambah lagi sistem kerja saat ini hanya memakai tenaga kita secara kontrak selama beberapa bulan/tahun. Pertanyaan berikutnya, apa yang akan kita lakukan setelah kita habis kontrak kerja sedangkan kita tidak memiliki pengalaman dan kemampuan apapun untuk menggali rejeki?

Berjualan, jangan pernah alergi dengan kata ini. Karena kata ini bisa menjadi alternatif terakhir ketika kita sudah sulit mencari penghasilan. Tapi seharusnya bukan menjadi pilihan terakhir juga, jadikan kata ini tempat perantara utama dalam ikhtiar mencari rejeki, mengapa? Karena setiap orang pasti membeli, membeli apapun dari bahan sandang, pangan sampai papan sebagian besar didapat dari membeli dan tidak semua orang “menjual” nah inilah mengapa saya katakana bahwa menjadi “Penjual” adalah peluang terbesar dari berpenghasilan, hampir setiap orang menjadi membeli tapi tidak semua orang menjadi menjual.

Di era teknologi informasi jumlah penjualan meningkat pesat. Berbagai kemudahan juga membantu kita untuk mendapatkan produk yang kita inginkan, Tinggal klik dari handphone yang kita miliki, barang yang kita beli akan sampai dikemudian hari. Inilah gambaran sederhana dari prilaku jual beli saat ini. Prilaku konsumtif yang tak terkendali ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin.

Bermodalkan HP kita sudah bisa berjualan yang penting kita memiliki produk atau kita bisa bergabung menjadi reseller toko online yang membuka peluang untuk reseller. Berbagai aplikasi android saat ini bisa kita maksimalkan untuk berjualan dan rata-rata aplikasi juga sudah menyiapkan program khusus bagi para penjual seperti di Facebook, disana ada menu untuk membuat fanpage produk kita dan kita bisa membuat promosi berbayar melalui fanpage tersebut, Di Instragram baru-baru ini juga melakukan pembaharuan diamaka kita bisa menyeting akun kita apakah untuk akun pribadi atau bisnis? Karena memang banyak sekali online shop yang memasang gambar barang dagangannya di Instagram dan banyak juga calon pembeli yang mencari produk yang diinginkannya melalui instagram. Dalam aplikasi Line juga terdapata program/aplikasi tambahan yaitu Line@(dibaca len et) line tersebut khusus bagi para penjual.  Untuk komunikasi dengan pelanggan kita bisa memanfaatkan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, BBm, Masanger dll selalin berkomunikasi secara privat dalam aplikasi pesan instan juga kita bisa membuat grup untuk memudahkan berkomunikasi dengan beberapa orang sekaligus dalam grup tersebut.

Ketika kita bisa mengoptimalkan semaksimal mungkin apikasi yang dalam HP Android, insyaAllah orderan akan lancar dan kita bakalan kewalahan..hee Bagaimana mau coba dengan Modal HaPe, Banjir Order sampai Cape, atau pikir-pikir dulu? tapi resikonya kamu akan tertinggal dengan yang lainnya dan kamu baru mulai sadar setelah jauh hari nanti.
Tag : bisnis
comments
0 Komentar untuk "Modal Hape, Banjir Order Sampai Cape"

Terimakasih sudah membaca tulisan ini, silahkan berikan komentar. Dilarang menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan

Back To Top