Pernyataan Resmi Tolak Angin : Kontrak Dengan Ernest Memang akan Segera Berakhir

PT Sido Muncul produsen Tolak Angin tidak memperpanjang kontrak komika Ernest Prakasa. Langkah ini dilakukan menyusul kasus Ernest di media sosial terkait Zakir Naik, ulama dari India. Walau Ernest sudah meminta maaf, tetap muncul tagar boikot tolak angin yang merupakan produk yang dibintangi Ernest.

Berikut Pernyataan Resmi @Tolak_Angin: Tidak Perpanjang Kontrak Ernest Prakasa Pasca Kisruh di Medsos.

Memantau percakapan yg terjadi di media sosial, khususnya dengan postingan sdr. Ernest Prakasa, kami memberikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Apa yang ditulis Ernest di media sosial adalah tanggung jawab pribadinya yang tidak terkait dengan brand Tolak Angin.

2. Dalam kontrak perjanjian kami dengan semua bintang iklan, dengan jelas dinyatakan agar ybs menjaga ucapan dan perilaku yang bisa membawa konsekuensi kepada brand.

3. Bahwa PT Sidomuncul sebagai perusahaan publik selalu memiliki komitmen untuk  fokus pada kualitas produk, sehingga tidak relevan bagi kami untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis.

4. PT. Sidomuncul sepakat untuk mendukung demokrasi di media sosial agar tercipta pikiran-pikiran positif untuk hal yang lebih baik.

5. Bahwa kontrak dgn Ernest memang akan segera berakhir & secara pribadi Ernest sudah menyampaikan permintaan maaf & penyesalan kepada kami.

6. Kedepan kasus ini akan menjadi pembelajaran bagi kami agar lebih berhati-hati dalam menjalankan kerja sama dengan bintang iklan.

Salam,
Irwan Hidayat
Direktur PT. industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Terima kasih atas kehadiran rekan rekan media untuk mendengarkan klarifikasi kami.

Agar lebih jelas, poin poin bisa dilihat di
https://twitter.com/Tolak_Angin

comments
0 Komentar untuk "Pernyataan Resmi Tolak Angin : Kontrak Dengan Ernest Memang akan Segera Berakhir"

Terimakasih sudah membaca tulisan saya, silahkan berikan komentar. Jangan menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus jika ada komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan

Back To Top