Pondok Imers: Pondok Internet Marketers 100% Biaya Gratis


Berawal dari kopdar member ITSD (It Supports Dakwah) yang rencananya akan dilaksanakan pada saat setelah Tabligh Akbar Syaikh Abdurrazaq di Istiqlal beberapa waktu lalu. Tapi sangat disayangkan banyak yang tidak bisa mengikuti karena situasi dan kondisi disana yang tidak memungkinkan kita untuk melakukan pertemuan. Memang grup ITSD juga pada saat ini sudah sedikit vakum, hanya menyisakan beberapa program yang berjalan dan belum ada program-program tambahan untuk projects selanjutnya. Grup ITSD sepertinya saat ini lebih aktif di grup-grup chat seperti WhatsApp dan Telegram. Di grup-grup ITSD tersebut juga hanya sekedar sharing-sharing yang kaitannya dengan ilmu IT dan Dakwah Islam. Belum ada program khusus yang akan dilaksanakan di grup ITSD ini sepertinya.

Padahal ini adalah kali pertama saya ingin bertemu dengan para ahli IT di Bidang dakwah Islam. Tapi Alhamdulillah walaupun banyak yang membatalkan rencana kopdar ini dengan alasan sudah pulang duluan lah atau udzur lainnya akhirnya saya tetap bisa bertemu ust Yulian Purnama (Muslim.or.id), berenalan dan sedikit berbincang-bincang dengan beliau. Membicarakan berbagai hal diantaranya berkaitan dengan dunia IT di bidang dakwah. Memang yang membuat ide dan insiatif untuk dilaksanakan kopdar ITSD adalah beliau pada awalnya dan direspons baik oleh beberapa member di grup facebook. Akhirnya saya usulkan untuk membuat grup WA khusus untuk membahas tentang kopdar nantinya. Beliau menyutujui dengan syarat minimal ada 20 orang yang bersedia untuk melakukan kopdar grup ITSD, belum genap 20 orang Ust Yulian membuatkan grup kopdar tersebut. Sampai pada hari H nya banyak member ITSD yang belum mengkonfirmasi kehadirannya dalam acara kopdar ITSD ini, dan akhirnya beliau memutuskan untuk bertemu saya saja. Pada saat itu saya sedang dippelataran masjid dan disepakati dengan beliau untuk bertemu di pelataran masjid Istiqlal. Sekitar15 menit saya ngobrol dengan beliau mengenai ITSD dan secara umum tentang perkembangan dunia IT untuk dakwah ISLAM pada saat ini. Walaupun hanya sebentar insyaAllah banyak faedah yang bisa saya dapatkan dari beliau.

Melalui beliau juga saya berkenalan dengan salah satu orang yang merintis Pondok yang berbasis IT di Yogyakarta. Sebuah lembaga yang menggabungkan antara ilmu Agama dan ilmu Teknologi Informasi beliau adalah mas Rulli Indrawan. Ini merupakan model pembelajaran yang banyak diminati oleh para bisnismen terutama untuk mereka yang suka berjualan secara online, yang menarik adalah selain belajar tentang Internet Marketers para peserta juga dibimbing dan dibina dengan ilmu agama Islam yang shohih. Setelah berjalan beberapa pondok IT yang dibangunnya seperti Pondok Multimedia, Pondokprogramer.com kini beliau membuka kembali program baru yaitu pondokimers.com yaitu sebuah program pembelajaran untuk dunia Internet Marketing. Dan luar biasanya bila ditempat sekolah Imers lain biayanya sampai jutaan, disini santri didik tidak dikenakan biaya apapun alias gratis 100% (karena ada Donatur yang membiayai).

Mengenai persyaratan, fasilitas yang didapat dan materi pembelajaran yang didapatkan silahkan baca dibawah ini.

Persyaratan :

  1. ‌laki-laki
  2. ‌muslim
  3. ‌Belum Menikah
  4. ‌Lulusan SMA/SMK sederajat
  5. ‌Usia maks 23 Tahun
  6. ‌Memiiki Passion dibidang IT
  7. ‌Mendapatkan Ijin dari Orang Tua

Fasilitas :
  1. ‌100% Gratis biaya Makan & Asrama
  2. ‌Intensive Training
  3. ‌Koneksi Internet 24 Jam
  4. ‌Olahraga
  5. ‌Lingkungan Nyaman dan Kondusif

Materi Pembelajaran :
  1. ‌Social Marketing
  2. ‌SEO Marketing
  3. ‌Membangun Website
  4. ‌Kajian Al Qur'an & Kajian Islam Ilmiah

Berminat gabung silahkan hubungi : 089638730629

Bantu share yah, barangkali ada yang membutuhkan info ini.

Rynoedin
Tag : Blog, blogger
comments
0 Komentar untuk "Pondok Imers: Pondok Internet Marketers 100% Biaya Gratis"

Terimakasih sudah membaca tulisan saya, silahkan berikan komentar. Jangan menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus jika ada komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan

Back To Top