Download Gratis Jeda-Jeda Radio Rodja


Berikut beberapa jeda Radio Rodja yang dapat saya kumpulkan, walaupun tidak semua. 
Jeda ini bisa di download secara gratis oleh teman sekalian (langsung klik)
semoga mendatangkan hikmah dan manfaat untuk kita semua...!

BACA JUGA :  DOWNLOAD MUROTAL USTADZ SALAFY 


Download Audio Jeda Radio Rodja

Radio Ini Beroprasi Tanpa Musik dan Iklan


DownloadJeda Radio Rodja – Ahmadiah Bukan Islam
DownloadJeda Radio Rodja – Apa itu Bid’ah
DownloadJeda Radio Rodja – Bom Bunuh Diri Bukan Jihad
DownloadJeda Radio Rodja – Cinta Dunia
DownloadJeda Radio Rodja – Hijab
DownloadJeda Radio Rodja – Ibu
DownloadJeda Radio Rodja – Agama Islam yang diridhai oleh Allah
Download Jeda Radio Rodja – Kesempurnaan Islam
DownloadJeda Radio Rodja – Riya dan Ujub
DownloadJeda Radio Rodja – Shalat Tahajjud
DownloadJeda Radio Rodja – Tidak Ada Lagi Nabi
DownloadJeda Radio Rodja – Waspadai Agama Syi’ah
DownloadJeda Radio Rodja – Al Maut
DownloadJeda Radio Rodja – Ibadah
DownloadJeda Radio Rodja – Musibah
DownloadJeda Radio Rodja – Hukum Musik
DownloadJeda Radio Rodja – Birrul Walidain (update 02/07/2011)
DownloadJeda RodjaTV – Jangan Sia-siakan Waktumu
DownloadJeda RodjaTV – Kewajiban Mengikuti Sunnah
DownloadJeda RodjaTV – Menanam Pohon Di Surga
DownloadJeda RodjaTV – Mengikuti Pemahaman Para Shahabat
DownloadJeda RodjaTV – Siapa Anda Wahai Kyai
DownloadJeda RodjaTV – Siapa Bilang Bid’ah itu Sesat


adapun untuk jeda Rodja TV kami  saya juga telah mengumpulkanya di kumpulan jeda rodja tv .

Untuk Lebih Lengkap dan Update Jeda-jeda or Bumper Radio Klik Disini (Link Resmi Radio Rodja)

Tag : Download, RODJA
comments
9 Komentar untuk "Download Gratis Jeda-Jeda Radio Rodja"

assalamu'alaikum terimakasih ya buat jeda roja semoga bermanfaat

salam kenal.... terimaksih atas infonya, suatu saat bisa di download nih

Setiawan@ : Permisi, Maaf ana gk pakai salam Ya...? Karena ana dan antum mungkin beda keyakinan. Oiya, tadi pas lagi iseng Browsing ana tertarik mendengarkan Mp3 "Siapa anda, Wahai kyai", Subhanallah... Mantabb...!! Tapi sayangnya kq gk disebutin nama kiyainya sih...?! Ana jadi bingung, Jgn2 kyai2 dilingkungan ana ya ? Atau.... Mm, (Hh.. Jd bingungggg...???? Smbil garuk garuk kepala) Orang yang arif dan alim, pastinya berkenan memperjelasnya agar gk terjadi kesalahan dalam memahami..

@Agus Setiawan
Alhamdulillah keyakinan ana ISLAM yang mentauhidkan Allah dan beriman kepada Nabi Muhammad adalah Rasulullah....

dalam Jeda yang antum sebutkan menjelaskan tentang keadaan kiyai (walaupun tidak semua kiayi) yang diagungkan secara berlebihan oleh para pengikutnya...
dan ana dahulu pun sempat mengikuti dan menyaksikan hal-hal yang seperti itu, inti nasihat tersebut adalah hendaklah kita mengagungkan seseorang dengan kewajaran tidak melebihi kadarnya..

@Ryn Oedin :
Alhmdulillah, Afwan, awalnya sy sempat bersuudzan, takut klo2 dimurkai, tp ternyata pemilik Web ini baik... Afwan ya ?!

Waktu dengerin kmren, sy sempat shock jg sich ? Dilarang mencium tangan kyai, apalagi yang hingga ruku'.

Tapi klo menciumnya bertujuan menghormati, sayang, atau memuliakan boleh gk Ya ?! Krn smpe skrgpun sy sdh terbiasa mencium tangan guru2 ngaji.

Klo menurut sy sih mencium tangan guru, orangtua, atau ulama gk masalh, asalkan niatnya gk menyembah... Khan Tujuannya menghormati mereka.. Jd gk masalah...

Menciumtangan guru/Kyai/Orangtua karena memuliakannya adalah sunah, dikatakan sunnah karena telah dicontohkan sahabat kepada Baginda Nabi Saw. Adapun landasan Landasan dalil Nasnya sbb ;

عَنْزَارِعٍ وَكَانَ فِيْ وَفْدِ عَبْدِ الْقَيْسِ قَالَ لَمَّا قَدِمْنَاالْمَدِيْنَةَ فَجَعَلْنَا نَتَبَادَرُ مِنْ رَوَاحِلِنَا فَنُقَبِّلُ يَدَالنَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرِجْلَهُ رَوَاهُ أبُوْ دَاوُد

Artinya: Dari Zari’ ketika ia menjadi delegasi suku Abdil Qais, ia berkata, Ketika kamisampai Madinah kami bersegera turun dari tunggangan, lalu kami mencium tangandan kaki Nabi s.a.w. (H.R. Abu Dawud,).

Andaikan hadist tersebut ditolak, didhaifkan, dimaudhu'kan oleh para ustadz itu, karena mereka gk pernah mendenganya, atau karena bukan hadist Bukhory, maka baiklah, kami alihkan keriwayat milik bukhory :

عَنِابْنِ جَدْعَانْ قالَ لاَنَسْ اَمَسَسْتَ النَّبِيَّ بِيَدِكَ قالَ نَعَمْفقبَلهَا رواه البخارى واحمد

Artinya: dari Ibnu Jad’an ia berkata kepada Anas bin Malik, apakah engkaupernah menyentuh Nabi dengan tanganmu ?. Anas menjawab : ya, lalu Ibnu Jad’anmencium tangan Anas tersebut. (H.R. Bukhari dan Ahmad)

عَنْصُهَيْبٍ قالَ رَأيْتُ عَلِيًّا يُقَبِّلُ يَدَ العَبَّاسْ وَرِجْلَيْهِر واه البخارى

Artinya: Dari Shuhaib ia berkata : saya melihat sahabat Ali menciumtangan dan kaki sahabat Abbas. (H.R. Bukhari).

Hadist hadits di atas secara terang benderang menceritakan tardisi mencium tangan di zaman Nabi, juga Zaman Sahabatnya. Dan sesungguhnya masih ada lagi yang lainnya lagi...

Lalu mengapakah Para Ustadz itu mengatakan dilarang ya ?! Jikamereka mengatakan itu syirik ! Apakah mereka juga akan sampai hati mengatakan bahwa Baginda Nabi dan Sahabatnya syirik juga ?! Karena telah melakukan

Hh, jadi rancu jikadipikir2. Sebagai seorang muslim kami harus tetap berbaik sangka, itulah ajarankyai – kyai kami. Wallahu A’lam...

jangan berbicara tanpa ilmu.. emg kamu cp ustadz... ulama`

This comment has been removed by the author. - Hapus

Terimakasih sudah membaca tulisan ini, silahkan berikan komentar. Dilarang menggunakan kata-kata kotor, hujatan ataupun kata-kata tercela lainnya.

Kami akan menghapus komentar yang kurang berkenan dan tidak relevan dengan tulisan

Back To Top